Langsung ke konten utama

Pola hidup sehat memutus mata rantai virus corona



5 Cara Hidup Sehat Agar Tubuh Kuat Lawan Virus Corona

Oleh Liputan6.com pada 16 Mar 2020, 19:25 WIB

Liputan6.com, Jakarta Virus corona terus mewabah, gaya hidup sehat perlu diterapkan.Menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menerapkan etika batuk yang benar jadi upaya terbaik menghindari papaaran Virus Corona jenis baru.
Selain menjaga kebersihan tubuh, imunitas tubuh yang baik juga dapat mengusir virus corona dari tubuh kita. Dr. dr. Sukamto, Sp.PD, K-AI, Direktur Pelayanan Kesehatan Sekunder dan Unggulan, Rumah Sakit Universitas Indonesia pun memberikan 5 cara mudah untuk meningkatkan imunitas tubuh.

PPNI Sampaikan Ada Perawat yang Terinfeksi dan Meninggal Akibat COVID-19


Advertisement


Apa saja aktivitas yang membuat kita lebih kuat hadapi virus corona? Berikut detailnya
1. Perbanyak makan sayur dan buah
Bagi yang kurang asupan makanan, disarankan untuk menambahkan konsumsi sayur dan buah. Penelitian orang yang lebih banyak makan buah lebih tidak mudah sakit
2. Cukup istirahat
Kurang tidur dapat menurunkan imunitas tubuh. Orang dewasa membutuhkan tidur 7-8 jam, sedangkan remaja membutuhkan 9-10 jam tidur dalam sehari.
 

2 dari 2 halaman


Hindari Stress

Ilustrasi Stres karena terjerat utang | foto : istimewa

3. Hindari stres dan kelola stres
Stres yang tidak terkendali bisa meningkatkan produksi hormon kortisol. Dalam jangka panjang, peningkatan hormon kortisol dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh.
4. Rutin olahraga
Disarankan untuk rutin olahraga selama 30 menit setiap hari, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.
5. Hindari rokok dan alkohol
Paparan asap rokok dan alkohol dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Perokok memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami infeksi paru, seperti bronkhitis dan pneumonia


Koronavirus[1] atau coronavirus (istilah populernya: virus koronavirus corona, atau virus Corona) adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocoronavirinae dalam keluargaCoronaviridae dan ordo Nidovirales.[2][3]Kelompok virus ini yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia (termasuk manusia).[4] Pada manusia, koronavirus menyebabkan infeksi saluran pernapasanyang umumnya ringan, seperti pilek, meskipun beberapa bentuk penyakit seperti SARSMERS, dan COVID-19 sifatnya lebih mematikan. Manifestasi klinis yang muncul cukup beragam pada spesies lain: pada ayam, koronavirus menyebabkan penyakit saluran pernapasan atas, sedangkan pada sapi dan babi menyebabkan diare. Belum ada vaksinatau obat antivirus untuk mencegah atau mengobati infeksi koronavirus pada manusia.

Infobox spesiesKoronavirus
Orthocoronavirinae
Electron micrograph of two coronaviruses.jpg
Taksonomi
SuperdomainBiota ·
KerajaanVirus ·
OrdoNidovirales ·
FamiliCoronaviridae ·
UpafamiliOrthocoronavirinae
Tata nama
Sinonim taksonCoronavirinae Terjemahkan
Genus
Modifica les dades a Wikidata

Koronavirus merupakan virus beramplopdengan genom RNA utas tunggal plus dan nukleokapsid berbentuk heliks simetris. Jumlah genom koronavirus berkisar antara 27–34 kilo pasangan basa, terbesar di antara virus RNA yang diketahui.[5] Nama koronavirus berasal dari bahasa Latin corona yang artinya mahkota, yang mengacu pada tampilan partikel virus (virion): mereka memiliki pinggiran yang mengingatkan pada mahkotaatau korona matahari.

Penemuan

Nama dan morfologi

Penularan

Taksonomi

Koronavirus manusia

Wabah penyakit

Referensi

Pranala luar

Komentar